Promo

Mundur dari Honorer di Bateng, Kini Iwan Sukses jadi Petani

Kamis, 16 Januari 2025 22:46 WIB | 655 kali
Mundur dari Honorer di Bateng, Kini Iwan Sukses jadi Petani

Setelah tidak lagi bekerja sebagai honorer (driver) di Kecamatan Lubuk Besar, kini, Iwan, warga Kavling Kelurahan Arang Dalam, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah sukses menjadi petani Cabai dengan omzet jutaan rupiah per sekali putik (panen).

BANGKA TENGAH, MARKICA - Iwan memanfaatkan lahan pekarangan rumah seluas 250 meter persegi untuk tanaman cabai rawitnya, di atas lahan itu, ia menanam 1800 batang Cabai dan menghabiskan modal sebesar Rp 4,5 juta.

"Dulu sebelum bekerja (honorer) sebagai supir di Kecamatan Lubuk Besar sempat menjadi petani cabai juga, tapi ditinggalkan karena pekerjaan, setelah tidak kerja lagi lalu kembali lagi ke profesi lama menjadi petani cabai. Alhamdulillah setelah ditekuni hasilnya bisa dirasakan sekarang ini, ya minimal kalau mau bikin sambel, cabai tidak beli lagi lah," terang Iwan kepada marikitabaca.id, belum lama ini.

Lanjut Iwan, untuk proses tanam hingga panen pertama dibutuhkan waktu 90 hingga 95 hari, dan masa panennya bisa dilakukan berkali-kali.

"Dari awal tanam sampai panen lamanya 90-95 hari, untuk modal awalnya habis Rp 4,5 juta, sekali tanam bisa panen hingga 20 kali lebih, dan setiap panen bisa mencapai 30 hingga 50 Kilogram tergantung dari populasinya," ujar Iwan.

Lebih lanjut dikatakan Iwan, selama masa tanam hingga panen, kendala yang dihadapi yaitu hama, modal dan harga.

"Yang kita hadapi selama masa tanam yaitu hama, yang mana hama ini menyerang batang sehingga menyebabkan batang kering, lalu terkendala dengan modal, dan harga, terkadang harga anjlok akhirnya kita petani merugikan," tuturnya.

Masih kata Iwan, terkait bantuan dari pemerintah atau dinas terkait, diakuinya bantuan itu ada namun porsinya hanya itungan nol koma saja.

"Bantuan sih ada tapi hitungan hanya nol koma sekian lah, selebihnya kami para petani yang berjuang, ya di harapkan kedepannya dinas terkait lebih memperhatikan lagi lah para petani, sehingga bantuan itu benar-benar dirasakan oleh petani," pungkasnya.

Penulis: Mahesa




Baca Juga