Promo

Simbol Kasih Tak Bersyarat: Ibu Bakar Pemerkosa Anaknya Hidup-hidup

Editor: Dika Febrian | Selasa, 13 Januari 2026 21:46 WIB | 309 kali
Simbol Kasih Tak Bersyarat: Ibu Bakar Pemerkosa Anaknya Hidup-hidup

María del Carmen García dan anaknya, Veronica


María del Carmen García, seorang ibu asal Benejúzar, Alicante, Spanyol, mengalami penderitaan luar biasa setelah putrinya, Verónica, menjadi korban pemerkosaan oleh tetangga mereka, Antonio Cosme Velasco Soriano, pada tahun 1998.

marikitabaca - Verónica, yang saat itu berusia 13 tahun, diserang dengan pisau dan diperkosa oleh Cosme, yang dikenal dengan julukan "Pincelito". Setelah kejadian tersebut, Verónica dan ibunya menghadapi penghinaan sosial dari masyarakat setempat.

Pada tahun 2005, setelah Cosme dibebaskan sementara dari penjara, María bertemu dengannya di sebuah bar. Cosme dengan sengaja mengingatkan peristiwa traumatis tersebut dengan bertanya tentang keadaan putrinya.

María merasa sangat terguncang dan marah, sehingga dia membeli bensin, menyiramkannya ke tubuh Cosme, dan membakarnya hidup-hidup di bar tersebut. Cosme meninggal sepuluh hari kemudian akibat luka bakar parah.

María ditangkap dan dijatuhi hukuman sembilan setengah tahun penjara atas tuduhan pembunuhan berencana.

Namun, setelah adanya protes publik yang luas dan pertimbangan kondisi mentalnya, Mahkamah Agung Spanyol mengurangi hukumannya menjadi lima setengah tahun, dengan alasan bahwa dia mengalami gangguan mental sementara saat peristiwa tersebut terjadi.

Kisah María del Carmen García menjadi simbol dari penderitaan ibu yang berjuang untuk melindungi anaknya, serta kritik terhadap sistem peradilan yang dianggap tidak cukup melindungi korban kejahatan seksual.

Kisah ini memicu protes besar-besaran di Spanyol, dengan ribuan wanita turun ke jalan untuk mendukung María dan mengecam kegagalan sistem peradilan dalam melindungi korban kejahatan seksual.


Pilihan Redaksi


Mendapat Penangguhan Hukuman Penjara

María del Carmen García sudah mengemasi kopernya, siap memasuki penjara Fontcalent di Alicante pada hari Kamis atas tuduhan pembunuhan pemerkosa putrinya.

Namun, di menit-menit terakhir, pengadilan menerima banding yang diajukan oleh pengacaranya, Joaquín Galant, yang meminta penangguhan hukumannya sementara pemerintah mempertimbangkan permohonan grasinya.

"Terima kasih atas dukungan kalian semua," kata García, tampak emosional setelah mengetahui bahwa, setidaknya untuk saat ini, ia tidak perlu kembali ke penjara untuk menjalani sisa hukuman empat setengah tahun atas tuduhan pembunuhan.

"Mereka harus mengampuni saya karena saya bukan pembunuh," ujarnya kepada para wartawan.

Pengadilan kini telah setuju untuk menangguhkan hukumannya “selama permohonan pengampunan sedang ditangani” oleh Menteri Kehakiman Alberto Ruiz-Gallardón.

“Kami memenangkan pertempuran; yang tersisa adalah perang,” kata Verónica, yang senang bahwa ibunya sekarang dapat menghabiskan musim panas bersama keluarga.

Pengadilan menangguhkan hukuman dengan mempertimbangkan keadaan pribadi García. Mereka menyebutkan bahwa ia "kurang berdedikasi pada kegiatan kriminal" dan mencatat bahwa ia tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya.

Pengacaranya juga berargumen bahwa ia harus mengurus keluarganya "terutama suaminya, yang menderita penyakit serius."

Galant menjelaskan bahwa pengadilan mengonfirmasi beberapa minggu, bahwa pemerintah saat ini sedang "mendengarkan" permohonan pengampunan, yang didukung oleh lebih dari 20 kelompok dan 1.700 individu. 

Pengacara pembela meminta pengadilan di Elche untuk menangguhkan penahanannya sambil menunggu penyelesaian permohonan tersebut, yang harus disetujui oleh Kabinet.

Galant berterima kasih atas "kegembiraan publik" dari ribuan orang yang mendukung permohonan pengampunan tersebut. "Kami berharap permohonan ini akan disetujui," ujarnya.

Pada hari Rabu, keluarga tersebut menyerahkan 14.700 tanda tangan tambahan dari individu yang mendukung permohonan García. Tanda tangan tersebut akan ditambahkan ke petisi yang diajukan pada 11 Juni.

Pada Juli 2009, pengadilan menjatuhkan hukuman sembilan setengah tahun penjara kepada García atas kejahatan yang terjadi pada Juni 2005. Setahun kemudian, pada 2010, Mahkamah Agung mengurangi hukumannya menjadi lima setengah tahun setelah mengajukan pembelaan kegilaan sementara. Ia ditahan selama satu tahun sambil menunggu persidangan.

Kisah María del Carmen García juga diangkat dalam serial dokumenter berjudul Hell on Earth: The Verónica Case, yang dapat disaksikan di platform streaming seperti HBO Max di Spanyol.

Editor: Dika Febrian
Sumber: Diolah





Baca Juga

Mama, Papa kenapa Kalian Bunuh Arie?
Jum'at, 23 Januari 2026 11:44 WIB
Mafia dan Pedofil di "Tanah Tuhan"
Senin, 22 Desember 2025 00:05 WIB
Pria Ini Sengaja Rampok Bank Demi Kabur dari Istri
Jum'at, 19 Desember 2025 07:19 WIB